Gizi dan Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang

Indonesia saat ini dihadapkan pada permasalahan gizi ganda, yaitu masalah gizi kurang dan gizi lebih pada semua kelompok usia baik laki-laki maupun perempuan. hal ini menyebabkan beban negara untuk penatalaksanaan pembangunan dari aspek gizi menjadi berat/tinggi. Oleh karena itu perlu studi lanjut S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat peminatan Gizi dan Kesehatan yang menganalisis sebab akibat dari permasalahan gizi baik individu maupun pada komunitas tertentu dan masyarakat global.

Tujuan Pendidikan

  1. Peminatan Gizi dan Kesehatan akan menyelenggarakan kegiatan-kegiatan  pendidikan dan pengajaran dalam rangka meningkatkan pengetahuan gizi bagi mahasiswa S2.
  2. Peminatan Gizi dan Kesehatan akan mengupayakan kegiatan-kegiatan penelitian yang dapat digunakan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan gizi lebih lanjut, baik pengetahuan gizi dasar, gizi masyarakat, dan gizi klinik.
  3. Peminatan Gizi dan Kesehatan membantu menanggulangi masalah gizi masyarakat maupun meningkatkan status gizi masyarakat melalui kegiatan praktis di lapangan, antara lain dalam bentuk kerja sama dengan Dinas Kesehatan, Pemerintah Daerah, serta Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) setempat.

Peserta program

Calon peserta yang dapat mengikuti Program Magister Gizi dan Kesehatan adalah sarjana S1 dari berbagai bidang:

  1. Dosen dari Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta yang mempunyai kompetensi untuk mengembangkan ilmu gizi
  2. Dokter Puskesmas dan Sarjana S1 Gizi tingkat Kabupaten dan Provinsi
  3. Para Sarjana S1 Gizi di rumah sakit negeri dan swasta
  4. Sarjana lain yang bidang ilmunya berkaitan dengan ilmu gizi, antara lain: Fakultas Kedokteran, Biologi, Kedokteran Gigi, Pertanian, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran Hewan, dan Farmasi dari perguruan tinggi negeri atau swasta
  5. Sarjana lain yang tidak disebutkan di atas dapat mengikuti konsentrasi Gizi dan Kesehatan Keluarga.

Program Pendidikan

Reguler Intensif

  • Lama pendidkan efektif 18 bulan – 24 bulan ( 4 semester )
  • Masa on campus 3-5 bulan / semester
  • Perkuliahan secara on campus dilaksanakan setiap hari jumat-sabtu (2 minggu sekali) atau senin-kamis (2 bulan sekali)
  • Semester III, mahasiswa telah mengerjakan proposal penelitian